Mimpiku

Hai, teman teman semuanya! Semuanya pasti pernah mimpi kam? Mau mimpi indah, buruk, lucu, aneh. Jadi, tadi malam aku mimpi aneh. Gini:

Jadi waktu itu malam, hujan lebat. Tiba tiba ada yang ngetok pintu. Ibuku suruh aku lihat lewat jendela. Kulihat. Agak samar sih. Kubilang ke ibuku “Nggak jelas bu,”.

“Tengok lagi,” kata ibuku. Maka kutengok ulang. Rupanya, diluar ada 3 anak. 2 anak gendut, satu pake baju hitam, satu pake baju krem. Yang ketiga badannya kecil dan bajunya kuning. Mereka megang kantong plastik. Kayaknya isinya kerupuk.

“Jual kerupuk kayaknya bu,” kataku. “Belilah. Nih, duit,” jawab ibuku sambil memberi sepuluh ribu.

Lalu kubuka pintu. “Mau kerupuk, dek?” Tanya anak baju hitam. Aku mengangguk. Kuambil tiga plastik kerupuk. “Berapa?”

“26 ribu,” kata si baju kuning. ” Apa?” Kataku, meyakinkan aku tidak salah dengar.

“76, bukan 26!” Ucap si baju krem. Haah?!

“Betul? Emangnya sebungkus berapa,” tanyaku.

“76 kali 4.”

“Hah?! Mahal amat,” kataku tercengang. Sebungkus 304? Kenapa 3 bungkus 76?

“76 kali 4!” Kata si krem. Nadanya memaksa.

” Mahal amat!” Kataku balas memaksa.

“Iih, nggak pandai ngitung ni anak!” Gerutu si kuning.

Aku cemberut. ” Nggak jadi aja kerupuknya deh. Mahal amat!”

Lalu kubanting pintu. “Nggak jadi kerupuknya?” Tanya ibuku. Aku menggeleng. “Mahal kali!”

Lalu kuhidupkan laptop. Mau nonton film anime. Ku sms juga Ante Yanti, teman ibuku yang tinggal di ujung. Sambil nonton, ku sms Ante Yanti.

Nte, jangan beli kerupuk yang di jajain tiga anak nte! Mahal kali!

Lalu kukirim. Lalu kubuka blogku dan nulis kejadian tadi

‘… Barangkali mereka libur sekolah…’ Aneh banget rasanya waktu aku dah bangun. Soalnya kan waktu itu malam, hari minggu pula.

Lalu, cemas sms ku gak dibalas, aku pergi ke tempat ante yanti. “Bu, tempat Ante Yanti ya!”

Sampai situ, kulihat Ante sama Anna, anaknya yang masih bayi lagi duduk di teras.

“Kak, tadi Ante sama Anna lagi di dalam. Terus ada yang panggil asalamualaikum, asalamualaikum, dari luar pagar. Trus, Anna teriak, Tak ada! Terus mereka pergi, kayaknya Anna tahu bakal ada masalah,” Cerita Ante Yanti. Masalah! Cemas, aku keluar. Kulihat rumah Kaila temanku diseberang.(Aneh, padahal sebenarnya rumahnya bukan disitu). Dia sedang makan kerupuk di halamannya sambil ngeliat bangunan tinggi di belakan rumahnya. Langsung saja aku teriak. ” Kailaaaaaaa! Jangan dimakan!!”

Anak baju kuning cepat cepat bilang ke Kaila. ” Jangan pedulikan.”

Aku lari kesana. Kuguncang guncang dia. “Kaila, kerupuknya beracun! Jangan dimakan! Lagian mahal juga!” Pekikku. Kaila tampak heran.

“Beracun? Mahal? Apa yang kau bicarakan? Apa itu beracun? Apa itu mahal?” Tanyanya bingung.

Mendadak aku panik. Segera aku berlari ke rumahku. Rupanya keluargaku juga sudah memakan kerupuk itu. Rupanya waktu aku ke tempat Ante yanti dibeli sama adikku. Trus semuanya ikut makan. Trus, Kubilang ke ayahku.”Ayah, itu kan kerupuknya mahal!”

“Mahal? Tidak, kok. 76 tidak mahal. Justru yang mahal itu seribu.”

Lalu si uni dipasangnya plastik kerupuk itu ke kakinya. Semuanya ikut-ikutan. Lalu semuanya jadi besar dan berkutil.

Karena takut, aku terjatuh. Tiba tiba ibuku berkata.”Eh uni dah bangun” (Aneh, padahal sebelumnya si uni di sebelahku, lalu sudah di kamar dan baru bangun). Merasa mendapat kesempatan kabur, aku berlari sekencang-kencangnya dan menabrak pintu. Lalu aku terbangun. Waktu terbangun itulah aku sadar. Tiga anak penjual kerupuk itu mungkin ingin menguasai dunia. Mereka jual kerupuk enak dan beracun mahal mahal supaya mereka kaya. Lalu dengan racun itu orang orang jadi bodoh dan gila. Lalu mereka akan gampang menguasai dunia.

Aneh ya, mimpiku. Tapi soal mereka mau menguasai dunia dengan kerupuk beracun, bisa saja terjadi di dunia nyata. Nggak perlu lewat kerupuk beracun. Lewat apa sja bisa. Misalnya? Peker sendere…😛

Oh ya, aku nggak ngerti bagian ini:

“76 kali 4!” Kata si krem. Nadanya memaksa.

” Mahal amat!” Kataku balas memaksa.

“Iih, nggak pandai ngitung ni anak!” Gerutu si kuning.

Entah si kuning mau menguji sepandai apa aku dalam matematika sehingga gampang ditipu, atau dia mau minta duit sebanyak 304?

Entahlah. Banyak kemungkinan, menurutku. Kalau menurut kalian tahu, isi kotak comment ya…

😛

Salam Mimpi Aneh Sedunia,                                                                       Ayesha

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s